Bismillahirrohmaanirrohiim

Lebih Dekat Dengan Kaum Syiah Rofidhoh

Kaum Khurafat, Kaum Pembuat Hukum Baru Yang Tidak Bersandarkan Kepada Kitab-KItab Allah Dan Sunnah Nabi-nya Adalah Kaum Syiah Rofidhoh, Sayyidina Ali Karramallahu Wajhah Di Jadikan Tameng Untuk Menutupi Topeng Sebenarnya Dari kaum Syiah PENDUSTA ini, Dengan Begitu Seakan-Akan Mereka Adalah pembela Sayyidina Ali Krw, Pengikut Sayyidina Ali Krw, Namun Kaum Muslimin Yang Berada Di Dalam Bashirah Ilmu Dan Senantiasa Berpegang Terhadap Bukhul Allah Dan Sunnah Nabi-nya Tak Akan Tertipu oleh Topeng Monyet Yang Di Hiasi Oleh Bumbu Ahlu bayt palsu Dari Kaum Gadungan Syiah Ini. Ternyata Dalam Segi Fakta Dan Realitanya, Kaum Gadungan Inilah yang Paling BANYAK menyelisih Dan membangkang Terhadap Ajaran Dan Nasehat Sayyidina Ali Krw, Apa Ini Namanya Kalau Bukan kaum penghianat Dan PENDUSTA agama ?

Ibaratkan Seoarang menteri Dari Sebuah Keraja'an Yang Mengaku-Ngaku Sebagai Pembela Raja dan Pengikut Setia Rajanya Namun Tak Satupu Titah Raja Yang Mau Di pedulikan Bahkan Di Balik layar Ia Berusaha Menusuk Sang Raja Dari Belakang, Inilah Gambaran Kaum Gadungan Syiah Yang Ngaku-Ngaku Pembela Dan Pencinta Ali Namun Telah Berani Melanggar Dan Mengindahkan Apa Yang Telah Di Tetapkan Oleh Sayyidina Ali Krw. Bahkan Kawanan Penipu Ini Telah Berani Membuat Titah Palsu Dan Membolak-Balikkan Kebenaran Di Atas Nama Sayyidina Ali Krw Padahal Ali Bin Abi Thalib Berlepas Diri Dari Kedusta'an Mereka.


Sebuah Contoh, Ali Bin Abi Thalib telah Menetapkan Syuro Dalam Memilih Sebuah kepemimpinan Ummat, Namun Kaum Gadungan Syiah Malah MEMBELOKKAN Dan Membuat Sebuah Pemahaman Keliru Lagi palsu Di Atas Kaidah Imamah Yang Di Anggap Maksum,


Di Sana Ada Sebuah Riwayat Yang Tidak Bisa Di Bantah Oleh Kaum Penghianat Syiah Sebab Riwayat Ini Termaktub Dengan Jelas Dan Bertebaran Di Dalam Kitab-Kitab Yang Di Jadikan Rujukan oleh Kawanan Pecundang Ini, Atas Pandangan Sayyidina Ali Krw Terhadap Sebuah Khalifah, Dengan Cara Apakah Seorang Khalifah Itu Di Lantik Menurut Pandangan Sayyidina Ali Krw...??


وان حق الشورى بالدرجة الاولى هو من اختصاص المهاجرين والأنصار ، ولذلك فقد رفض بعد مقتل عثمان الاستجابة للثوار الذين دعوه الى تولي السلطة وقال لهم­ ليس هذا إليكم هذا للمهاجرين والأنصار من أمره أولئك كان أميرا .

وعندما جاءه المهاجرون والأنصار فقالوا ­ امدد يدك نبايعك ، دفعهم ، فعاودوه ، ودفعهم ثم عاودوه فقال­ · دعوني والتمسوا غيري واعلموا اني ان أجبتكم ركبت بكم ما اعلم ,وان تركتموني فأنا كأحدكم ، ولعلي أسمعكم أطوعكم لمن وليتموه أمركم وانا لكم وزيرا خير لكم مني أميرا . ومشى الى طلحة والزبير فعرضها عليهما فقال ­ من شاء منكما بايعته ، فقالا ­ لا الناس بك أرضى ، واخيرا قال لهم­· فان أبيتم فان بيعتي لا تكون سرا ، ولا تكون الا عن رضا المسلمين ولكن اخرج الى المسجد فمن شاء ان يبايعني فليبايعني


Kesimpulan Dari Kejadian Riwayat Di Atas Adalah Bagaimana Sayyidina Ali krw Pada Awal-nya Menolak Untuk Di Baiat Sebelum Berkumpulnya Kaum muslimin Baik Dari Kalangan Muhajirin Dan Anshor ? Manakala Sahabat Muhajirin Dan Anshor Mengulurkan Tangan nya Untuk Membaiat Sayyidina Ali Krw , Maka Apa Perkata'an Sayyidina Ali ??? Beliau Melantunkan Perkata'an yang Sangat Indah Yang Sangat Jelas Menggambarkan Kepribadian Beliau Atas Kerendahan Diri Dan Tidak haus Kekuasa'an, Ini Sangat Berbeda Sekali Dengan Gambaran Kaum Syiah Terkutuk Yang Berani Memberikan Image Seakan-Akan Ali Bin Abi Thalib Haus Atas Kekuasaan Dan Harus Menjadi Khalifah..!! : Beliau Ali Bin Abi Thalib Berkata : Tinggalkan Saya, Barangkali Ada Orang Lain Yang Lebih Pantas Untuk Memangku Jabatan Khalifah, Jika Kalian Meninggalkan Saya (Dengan Tidak Melantik Menjadi Khalifah) Maka Saya Akan menjadi Rakyat Yang Paling Ta'at Sam'an Wa Tha'atan Terhadap Khalifah Pemimpin Yang Telah Di Angkat , Dan Saya Posisinya Sama Seperti kalian. Saya Menjadi Wazir kalian Itu Lebih Baik Bagi Saya Daripada Menjadi Amir (Pemimpin)


Sungguh Sangat Indah Dan Jelas Dari Apa Yang Telah Di Ungkapkan Oleh Sayyidina Ali Krw. Ini Sebuah Fakta Yang Tidak Bisa Di Bantah Oleh Orang Yang Menggunakan Akal Sehat-nya Dan Orang Yang Menggunakan Bashirah Ilmunya, Bahwa, Konsep Imamah Maksum Yang Di Dagang-Dagangkan Oleh Kaum Penghianat Syiah Runtuh Dan Hancur Berleburan Di Lantai Manakala Ali Bin Abi Thalib Mengakui Dan Menjunjung Tinggi Konsep Syuro. Dan Keterangan ini Ada Bertebaran Tertulis Di Buku-Buku Induk Syiah. Namun kaum pembangkang Syiah Tidak Mau Mengindahkan, Sama Dengan Pendahulunya Kaum Yahudi Yang telah mengindahkan Ajaran Nabi Musa AS.


Seandainya Ada nash Yang Makruf Dan Ta'yin Yang Telah Di Tetapkan Dalam kitab-Kitab Allah Atas Konsep Keimamahan Ali Bin Thalib , Maka Ali Bin Abi Thalib Tidak Boleh Menolak Atas Pembaiatan Kaum Muslimin Kepadanya. Sebagaimana Ia Tidak Boleh Mengatakan " Saya Menjadi Wazir Kalian Itu Lebih Baik Bagi Saya Daripada Menjadi Amir (Pemimpin).

Sebagaimana Juga Ia Tidak Boleh Mengajukan Khalifah Untuk Membaiat Thalhah dan Zubair Ridhwanullah Alaihim


Namun Kaum Pengkhianat Syiah Rupa-Ruanya Memaksakan Kehendak, Dari Apa Yang Tidak Di Inginkan oleh Sayyidina Ali, Sebagaimana Kaum Kristen Memaksakan kehendak Untuk Menjadikan Isa Al-masih menjadi Anak Tuhan Padahal itu Tidak Di Kehendaki Oleh isa Al-masih.

PALING DIMINATI

Back To Top