Bismillahirrohmaanirrohiim

Gus Irwan Masduqi Terbitkan Buku Berislam Secara Toleran


Pada awal 2012 IrwanMasduqi, Lc. Alumni Al Azhar tahun 2009 menerbitkan buku berjudul “BerislamsecaraToleran”. Buku ini ditulis untuk menyikapi kekerasan atas nama agama dan terorisme. Di dalam buku ini dibahas konsep toleransi menurut perspektif para filosof Yunani kuno dan parafilosof Barat modern.Kemudian konsep tersebut dikomparasikan dengan konsep toleransi menurut ulama Muslim pada era klasik, modern, dan kontemporer.

Buku setebal 320 halaman ini menyatakan bahwa Ide toleransi sesungguhnya sudah pernah disuarakan oleh ulama klasik dalam turats Islam seperti al-Syafi’i, Malik bin Anas, Ibn Rusyd, al-Ghazali, dan lain-lain. Di era modern, toleransi kembali diwacanakanoleh Al-Kawakibi, Jamaluddin Afghani, Muhammad Abduh, dan lain-lain. Di era kontemporer, seiring maraknya terorisme, ide toleransi disuarakan kembali oleh syaikh-syaikh al-Azhar dan para pemikir Muslim seperti HasanHanafi (Mesir), Gammal al-Banna (Mesir), Fatkhullah Gulen (Turki), Abdurahman Wahid (Indonesia), Abed al-Jabri (Maroko), dan lain-lain.
Buku terbitan Mizan ini menjelaskan bahwa Islam adalah agama yang toleran, moderat, dan mengemban misi rahmatan lilalamin. Islam tidak mengajarkan kekerasan atas nama agama dan terorisme. Islam tidak mengajarkan permusuhan dan kebencian. Sebaliknya, Islam mengajarkan sopan santun, rendah hati, dan keharmonisan hidup berdampingan dengan beragam ras dan agama. Buku ini berusaha jujur dan obyektif bahwa memang terdapat pemikiran-pemikiran radikal yang digagas oleh sejumlah tokoh radikal. Oleh karena itu, pemikiran-pemikiran radikal perlu dikritik agar terbangun budaya moderat dan perdamaian.

PALING DIMINATI

Back To Top