Bismillahirrohmaanirrohiim

NGAJI PAGI BARENG PAK KATIB (63) : SHALAT HANYA PAKAI KAOS

Oleh KH. Katib Masyhudi

(Bismillahirrah
­manirrahim, saya berniat ngaji karena Allah, semoga Allah memberikan ilmuNya dan menolong untuk bisa mengamalkannya)
---------------­--------------
SHALAT HANYA PAKAI KAOS

Suatu ketika, tanpa terduga sebelumnya, muncul suatu pertanyaan dari anak saya. " Mengapa bapak jika shalat (di rumah) hanya pakai kaos? Padahal jika shalat di masjid bapak memakai baju? Bukankah shalat di rumah atau di masjid itu sama-sama menghadap Allah? Mengapa harus berbeda? Tidakkah yang demikian itu termasuk riya? "

Tiba-tiba diserbu pertanyaan seperti itu, sama sekali tidak membuat saya kaget, apalagi lantas bingung. Sama sekali tidak. Karena saya tidak pernah melakukan suatu perbuatan tanpa ilmu, saya tidak pernah melakukan suatu perbuatan tanpa suatu alasan. Adapun alasan saya ialah, bahwa ketika saya shalat di rumah, maka saya hanya dilihat oleh Allah, dan Dia hanya melihat hati saya. Dia Maha Mengetahui, Maha Penuh Maklum, Maha Bijaksana, Maha Mudah, Maha Mempermudah. Itulah sebabnya saya hanya pakai kaos saja.

Berbeda dengan jika saya shalat di masjid, maka yang melihat saya bukan hanya Allah, tetapi juga banyak mata manusia. Untuk menjaga mata manusia inilah maka saya perlu memakai baju yang pantas. Karena mereka tidak melihat hati saya, dan hanya melihat penampilan saya. Karena mereka tidak butuh hati saya, tetapi hanya butuh baju saya. Itulah sebabnya saya harus menghargai mereka dengan memakai baju, walaupun ini juga tidak harus.

Jadi, hati saya untuk Allah dan baju saya untuk manusia. Hal seperti ini sama sekali bukan riya, karena riya itu adanya hanya dalam hal ibadah (shalatnya bukan pakaiannya), dan riya itu tempatnya ada di hati.
Pahamilah ini, wahai anakku......

Wallahu a'lamu bish shawaab.
Ahad Legi, dinihari
7 April 2013.

PALING DIMINATI

Back To Top