Bismillahirrohmaanirrohiim

KETIKA PARA HAFIDZ AHLI HADITS BERBICARA TENTANG MAULID

Dalam disiplin ilmu Hadits terdapat istilah al-Hafidz, mereka adalah orang-orang yang telah menghafal setidaknya 100.000 hadits Nabi SAW beserta sanad dan perowinya.  Bukan hanya itu, ia juga harus memahami matan hadits, dan dapat membedakan mana hadits yang shahih dan lainnya.. Ini adalah gelar yang langka dan bahkan dikatakan telah "punah" di zaman ini..

Para Hafidz ini bukan hanya mengatakan mengenai kebolehan maulid. Banyak pula para Hafidz yang menuliskan kitab mengenai maulid Nabi SAW di antaranya adalah:

1.Al Hafidz Abdurohim Al-Iroqi (w 808) dengan kitabnya: al Mauridul Han fil Maulidis Sani

2.Al Hafidz Ibnu Katsir (w 774 H), kitab maulidnya telah dicetak dengan pentahkik Sholahuddin al Munjid

3.  Al Hafidz Sakhowi (w 902 H) dengan kitabnya: Al Fakr Al ‘Alawi fil Maulidin Nabawi”

4. Al Hafidz Abul Khothob Umar bin Ali yang dikeal dengan Ibnu Dihyah al Kalbiy (w 633 H) dengan kitabnya: “at Tanwir fi Maulidis Basyirin Nadzir”

5. Al Hafidz Syamsuddin Ibnu Nashir Ad-Dimasyqi (w 842) dengan kitabnya: al Mauridus Shodi fi Maulidin Hadi”

6. Al Hafidz Mula Ali Qori (w 1014) dengan kitabnya: al Mauridur Rowiy fil Maulidin Nabawi”

7.Al Hafidz Syamsuddin Ibnul  Jazari (w 660 H) dengan kitabnya: ‘Arfut Tarif Bil Maulidis Syarif”

8. Al Hafidz Ali Zainal Abidin As Samhudi (w 911 H) degan judul “al Mawaridil Haniah fi Maulidi Khoiril Bariyah.”

9. Al Hafidz Muhammad Asyaibani yang dikenal dengan Ibnud Dabi ' (w 944 H)

Dan masih banyak yang tidak kami sebutkan di sini. Wal Hasil, para ulama Hafidz penjaga sunnah Nabi SAW yang menghafal dan memahami ratusan ribu Hadits Nabi SAW pastinya lebih mengerti bagaimana hukum syariah yang sebenarnya. Jika datang setelah mereka kaum yang bahkan tidak hafal satu persen dari hadits yang mereka hafal beserta sanadnya lantas  mulai mensesat-sesatkan perayaan maulid, maka pastinya ada masalah pada pemahaman agama mereka itu.

Jika anda tidak suka perayaan maulid tidaklah masalah, tapi jangan anda sesatkan yang merayakan maulid. Jika demikian anda bagaikan seorang siswa yang menyesatkan para profesor karena penjelasan yang tidak anda fahami… Dzr

Selengkapnya mengenai ucapan para Hafidz mengenai maulid di sini:

http://forsansalaf.com/2017/11/25/ketika-para-hafidz-berbicara-tentang-maulid/

PALING DIMINATI

Back To Top