Bismillahirrohmaanirrohiim

Bayanu Madakhilis Syaithon ilal Qolbi : Cara Syetan Masuk ke Dalam Hati Manusia

-Ikhtisar Ngaji Ihya semalam bareng Gus Ulil Absar Abdala di Al Ihya Ulumaddin-

*Bayanu Madakhilis Syaithon ilal Qolbi*

_Cara syetan masuk ke dalam qolbu manusia_

Syetan dgn berbagai macam jenis dan Tupoksi Syetan masing2. Diantara para Syetan ada yg Khusus bertugas menggoda para nabi dan ini kelas berat. Ada juga yg menggoda santri, nah ini kelas SD Syetannya.

Jangan merasa diri sok suci dan paling Alim. Walaupun kyai atau ustadz sekalipun pasti ada Syetan kelas berat yg bermain-main dengan Talbis, menggoda dengan cara yg begitu halus. Seolah-olah itu terlihat benar sebetulnya salah.

Al qolbu menurut Al Ghazali bkn skedar hati yang sering kita tunjuk ada di dalam dada ini, akan tetapi Al Ghazali memberi makna lebih luas lagi yakni ; kmampuan manusia di dlm nya ada Mental, Rasional (Kognitif), Emosional (Afektif) dan Psikomotorik. Jadi lebih luas aspeknya Al Qolbu menurut Imam Ghazali.

Al Ghazali menyatakan dalam isi dari Bayanu Madakhilis Syaiton : "Sesungguhnya kiasan Qolbu, seperti Benteng. Dan Syetan adalah bagaikan tentara Musuh Yg menginginkan masuk ke dalam benteng.

Maka tujuan utamanya adalah menguasai benteng itu. Dan kemudian memerintah atau menguasai dari dalam benteng itu. Dan tidak berkuasa seseorang untuk menjaga dan melindungi benteng dari musuh, Kecuali dengan menjaga pintu2 benteng tadi dan celah2 yg ada pada benteng tersebut.

Terkadang orang tidak bisa menjaga bentengnya karena tidak tahu pintu2nya benteng.

Al Ghazali ini ahli mantiq (Logika). Dalam karya-karyanya mengajak orang berfikir logis, sistematis disamping itu cara penyampaian dlm kitab setahap demi setahap. Tidak melompat-lompat. Seperti menerangkan bab ini.

Ada pintu-pintu masuk yg pokok yg biasa di lewati syetan untuk masuk ke dalam benteng (Hati). Pintu ini tidak pernah menjadi sempit meskipun banyak sekali tentara penjaga (iman) di dalamnya. Diantara pintu tersebut adalah :

1. MARAH (GHODOB) "Agresif" contohnya ingin menyerang orang lain dan menghabisinya. Dll.

2. SYAHWAT "Desire" (KEINGINAN YG SANGAT) era sekarang contohnya mengarah pada Konsumerisme. Dll.

"Orang beriman itu Syetannya kurus, bila orang yg tdk mampu mengontrol diri Syetannya Gemuk".

Rasa marah adalah hantunya Akal. Ketika kekuatan akal lemah, maka menyeranglah tentara syetan. Maka setiap manusia marah, maka syetan (di dalam hati manusia) akan bermain-main seperti anak kecil yg sedang bermain bola.

Maka dianjurkan, bila sedang marah maka "Cooling Down". Bila anda berdiri, segeralah duduk.

- Peradaban material sekarang begitu canggih dengan kemajuan teknologi disegala bidang. Tetapi perkembangan ini tidak membuat batin manusia berubah. Masih tetap ada yg memiliki sifat iri, dengki, frustasi, membenci orang lain.

Ciri2 Zaman Jahiliyah : orang arab sebetulnya pada zaman Jahiliyah pintar tapi kehilangan sifat "Hilmi" aris atau bijak dan sabar (Sabar terhadap perilaku menjengkelkan orang lain).

Tidak bisa menahan diri dalam kesalahan orang lain. Mudah marah dan gesekan karena hal sepele.

Peradaban sekarang tidak banyak berubah meskipun kemajuan material teknologi tinggi. Tapi secara rohani sebetulnya tidak maju. Bahkan bisa saja mundur dari zaman dahulu kala Syekh Hasyim Asyari msh hidup.

Teknologi canggih malah bisa menimbulkan kerusakan yg besar bila dipegang oleh kuasa yg mudah marah.

Kemampuan seekor macan dan harimau paling bisa merusak buruannya. Tapi, kemampuan manusia bisa menghancurkan dunia dengan hanya memencet tombol peluru kendali/nuklir.

Orang pintar bsa membuat kerusakan bila tanpa pegangan iman yg kuat.

Maka, sebetulnya Kitab Ihya Ulumiddin ini masih sangat relevan sampai sekarang. Karena nuansa kebatinan manusia msh sama dan tidak pernah berubah. Meskipun zaman telah berubah. Wallohu 'alam bisshowab.

Catatan oleh:
*Priyo Anggoro*

Ikhtisar ngaji bersama Gus Ulil Absor Abdala di Ponpes Al Ihya Ulumaddin Kesugihan Cilacap. (21/01/18)
Semoga bermanfaat

PALING DIMINATI

Back To Top